Congratulations!

[Valid RSS] This is a valid RSS feed.

Recommendations

This feed is valid, but interoperability with the widest range of feed readers could be improved by implementing the following recommendations.

Source: https://ilmuekonomiumw.ac.id/feed/

  1. <?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
  2. xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
  3. xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
  4. xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
  5. xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
  6. xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
  7. xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
  8. xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >
  9.  
  10. <channel>
  11. <title>IlmuekonomiUMW</title>
  12. <atom:link href="https://ilmuekonomiumw.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
  13. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id</link>
  14. <description></description>
  15. <lastBuildDate>Fri, 29 Aug 2025 04:52:27 +0000</lastBuildDate>
  16. <language>id</language>
  17. <sy:updatePeriod>
  18. hourly </sy:updatePeriod>
  19. <sy:updateFrequency>
  20. 1 </sy:updateFrequency>
  21. <generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>
  22.  
  23. <image>
  24. <url>https://ilmuekonomiumw.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/image-removebg-preview-6-150x150.png</url>
  25. <title>IlmuekonomiUMW</title>
  26. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id</link>
  27. <width>32</width>
  28. <height>32</height>
  29. </image>
  30. <site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246834568</site> <item>
  31. <title>Ingin Audit &#038; Legal? Begini Cara Cek Pengacara dan Akuntan yang Tepat</title>
  32. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/ingin-audit-legal-begini-cara-cek-pengacara-dan-akuntan-yang-tepat/</link>
  33. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  34. <pubDate>Fri, 29 Aug 2025 04:52:27 +0000</pubDate>
  35. <category><![CDATA[Info Bisnis]]></category>
  36. <category><![CDATA[audit]]></category>
  37. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/ingin-audit-legal-begini-cara-cek-pengacara-dan-akuntan-yang-tepat/</guid>
  38.  
  39. <description><![CDATA[Dalam dunia bisnis, audit dan legal bukanlah sekadar formalitas, melainkan kebutuhan penting untuk menjaga kelancaran operasional dan keberlangsungan usaha.]]></description>
  40. <content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia bisnis, audit dan legal bukanlah sekadar formalitas, melainkan kebutuhan penting untuk menjaga kelancaran operasional dan keberlangsungan usaha.</p>
  41. <h2>Mengapa Lawyer dan Akuntan Penting untuk Bisnis</h2>
  42. <p>Konsultan hukum dan konsultan keuangan utama untuk perusahaan karena profesional ini menjaga aspek hukum dan akuntansi. Tanpa bantuan mereka, perusahaan rentan menghadapi masalah keuangan.</p>
  43. <h2>Strategi Menentukan Lawyer yang Profesional</h2>
  44. <h3>1. Cek Lisensi</h3>
  45. <p>Pastikan lawyer memiliki sertifikat yang diakui. Lisensi menunjukkan kompetensi dalam menangani masalah legal.</p>
  46. <h3>Pelajari Track Record</h3>
  47. <p>Lawyer dengan pengalaman bagus lebih tepercaya. Temukan yang pernah mengurus kasus relevan dengan bisnis Anda.</p>
  48. <h3>Nilai Gaya Konsultasi</h3>
  49. <p>Gaya konsultasi yang mudah dipahami meningkatkan pengusaha untuk mengerti aturan tanpa ragu.</p>
  50. <h2>Cara Memilih Akuntan yang Pas</h2>
  51. <h3>Periksa Ijazah</h3>
  52. <p>Akuntan tepercaya biasanya punya ijazah diakui. Ijazah ini menunjukkan kemampuan dalam audit.</p>
  53. <h3>Cek Track Record</h3>
  54. <p>Akuntan dengan track record luas akan lebih siap memeriksa laporan keuangan perusahaan.</p>
  55. <h3>3. Sesuaikan dengan Bidang Usaha</h3>
  56. <p>Masing-masing usaha punya karakteristik berbeda. Cocokkan accountant yang digunakan mengerti dengan industri Anda.</p>
  57. <h2>Nilai Tambah Punya Lawyer dan Konsultan Keuangan</h2>
  58. <p>Dengan bantuan lawyer dan accountant, usaha lebih aman. Hambatan regulasi bisa dikelola, dan neraca jadi transparan. Hasilnya, perusahaan lebih tepercaya.</p>
  59. <h2>Trik Tambahan untuk Pemilik Usaha</h2>
  60. <p>Jangan tergiur tarif rendah. Jalankan diskusi sebelum memutuskan. Minta review dari usaha lain. Jaga hubungan jangka panjang.</p>
  61. <h2>Penutup</h2>
  62. <p>Mengecek lawyer dan konsultan keuangan yang profesional adalah cara krusial untuk perusahaan. Dengan cek yang hati-hati, brand bisa lebih aman secara hukum dan transparan secara akuntansi. Karenanya saat yang ideal untuk mengecek konsultan dan konsultan keuangan terbaik demi kesuksesan usaha.
  63. ]]></content:encoded>
  64. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">426</post-id> </item>
  65. <item>
  66. <title>Inovasi Ajaib: Bisnis yang Tumbuh Saat Semua Terasa Stagnan</title>
  67. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/inovasi-ajaib-bisnis-yang-tumbuh-saat-semua-terasa-stagnan/</link>
  68. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  69. <pubDate>Fri, 29 Aug 2025 04:49:31 +0000</pubDate>
  70. <category><![CDATA[Inspirasi Bisnis]]></category>
  71. <category><![CDATA[inovasi]]></category>
  72. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/inovasi-ajaib-bisnis-yang-tumbuh-saat-semua-terasa-stagnan/</guid>
  73.  
  74. <description><![CDATA[Di tengah situasi ekonomi yang terasa stagnan, banyak orang mengeluhkan sulitnya mengembangkan bisnis. Namun, selalu ada jalan bagi mereka yang berani berpikir berbeda.]]></description>
  75. <content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah situasi ekonomi yang terasa stagnan, banyak orang mengeluhkan sulitnya mengembangkan bisnis. Namun, selalu ada jalan bagi mereka yang berani berpikir berbeda.</p>
  76. <h2>Mengapa Ide Baru Adalah Solusi Usaha di Kondisi Lesu</h2>
  77. <p>Inovasi adalah solusi bisnis di situasi stagnan karena memberikan arah baru. Pada waktu usaha lain diam, bisnis yang siap melangkah justru mampu tumbuh.</p>
  78. <h2>Contoh Kreativitas yang Membawa Bisnis Berkembang</h2>
  79. <h3>1. Penawaran Berbeda untuk Konsumen</h3>
  80. <p>Menghadirkan layanan unik membuat brand lebih relevan. Pasar cenderung memilih sesuatu yang unik.</p>
  81. <h3>Digitalisasi dalam Operasional</h3>
  82. <p>Menerapkan digitalisasi memudahkan efisiensi. Usaha yang sigap mengadopsi solusi otomatis akan lebih unggul di masa stagnan.</p>
  83. <h3>Strategi Partnership</h3>
  84. <p>Partnership dengan UMKM dapat memperluas jaringan. Daripada bersaing, usaha bisa berkembang kolektif.</p>
  85. <h2>Keuntungan Inovasi bagi Bisnis</h2>
  86. <p>Ide baru memberikan sejumlah manfaat. Brand lebih siap menghadapi tantangan. Ditambah lagi, inovasi juga memikat konsumen sehingga usaha makin kuat.</p>
  87. <h2>Tips Menghadirkan Terobosan yang Berhasil</h2>
  88. <p>Pantau perkembangan pasar. Libatkan tim untuk berkreasi. Uji coba strategi baru sebelum dipasarkan. Gunakan teknologi untuk menjalankan inovasi.</p>
  89. <h2>Efek Brand yang Berani Berkreativitas</h2>
  90. <p>Brand yang siap berubah akan lebih cepat lepas dari stagnasi. Tidak hanya menaikkan omzet, kreativitas juga membangun reputasi.</p>
  91. <h2>Penutup</h2>
  92. <p>Inovasi ajaib adalah kunci agar bisnis tetap tumbuh saat masa sulit. Dengan produk baru, bisnis bisa bangkit kembali. Karenanya saat yang ideal untuk menerapkan terobosan demi kesuksesan bisnis.
  93. ]]></content:encoded>
  94. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">424</post-id> </item>
  95. <item>
  96. <title>Dari NOL Jadi Viral: Strategi TikTok Shop yang Bikin Omzet Meledak</title>
  97. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/dari-nol-jadi-viral-strategi-tiktok-shop-yang-bikin-omzet-meledak/</link>
  98. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  99. <pubDate>Fri, 29 Aug 2025 04:47:22 +0000</pubDate>
  100. <category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
  101. <category><![CDATA[TikTok Shop]]></category>
  102. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/dari-nol-jadi-viral-strategi-tiktok-shop-yang-bikin-omzet-meledak/</guid>
  103.  
  104. <description><![CDATA[Siapa bilang mulai bisnis online itu harus dengan modal besar? Banyak penjual yang memulai dari nol justru berhasil mencetak omzet besar lewat TikTok Shop.]]></description>
  105. <content:encoded><![CDATA[<p>Siapa bilang mulai bisnis online itu harus dengan modal besar? Banyak penjual yang memulai dari nol justru berhasil mencetak omzet besar lewat TikTok Shop.</p>
  106. <h2>Alasan TikTok Shop Jadi Arah Bisnis Menguntungkan</h2>
  107. <p>TikTok Shop jadi arah jualan potensial karena jutaan audience. Posting yang menarik bisa meledak hanya dalam sekejap. Untuk pengusaha, ini menandakan pintu besar untuk mengenalkan produk.</p>
  108. <h2>Langkah Awal Sampai Banjir Pesanan</h2>
  109. <h3>1. Posting Kreatif yang Bikin Nempel</h3>
  110. <p>Platform ini berbasis video singkat. Menghasilkan konten kreatif memudahkan produk lebih dikenal. Gunakan musik trending agar video masuk FYP.</p>
  111. <h3>Manfaatkan Fitur E-commerce</h3>
  112. <p>Fitur e-commerce memudahkan pembelian langsung. Konsumen bisa klik produk tanpa keluar aplikasi. Ini menjadikan potensi konversi naik signifikan.</p>
  113. <h3>3. Kolaborasi dengan Content Creator</h3>
  114. <p>Partnership dengan influencer mampu meningkatkan penjualan. Review dari kreator populer akan meningkatkan minat pelanggan.</p>
  115. <h3>Manfaatkan Hashtag Viral</h3>
  116. <p>Hashtag yang pas akan menjadikan konten lebih cepat naik. Pilih kombinasi kata kunci populer dan kategori agar brand lebih terarah.</p>
  117. <h3>5. Bangun Hubungan dengan Pembeli</h3>
  118. <p>Balasan ramah di pesan membangun trust pelanggan. Kian serius interaksi, semakin kuat peluang penjualan.</p>
  119. <h2>Nilai Tambah Bisnis Lewat Platform TikTok</h2>
  120. <p>Berbisnis lewat platform TikTok hemat biaya, praktis, dan luas. Di samping itu, posting unik bisa meningkatkan nama bisnis lebih instan dibanding cara lama.</p>
  121. <h2>Trik Tambahan Biar Omzet Naik Pesat</h2>
  122. <p>Sering posting setiap hari. Tes berbagai jenis video. Pelajari data engagement. Ikuti tren terbaru. Ciptakan komunitas loyal.</p>
  123. <h2>Penutup</h2>
  124. <p>Tanpa modal besar, usaha di platform TikTok bisa meledak jika gunakan strategi tepat. Konten kreatif, kolaborasi, dan optimasi fitur merupakan kunci sukses. Karenanya saat yang tepat untuk mulai usaha di fitur TikTok dan raih hasil besar.
  125. ]]></content:encoded>
  126. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">422</post-id> </item>
  127. <item>
  128. <title>Buka Cabang? Hindari 3 Kesalahan Mahal yang Bikin Bisnismu Gulung Tikar</title>
  129. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/buka-cabang-hindari-3-kesalahan-mahal-yang-bikin-bisnismu-gulung-tikar/</link>
  130. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  131. <pubDate>Fri, 29 Aug 2025 04:42:13 +0000</pubDate>
  132. <category><![CDATA[Bisnis Offline]]></category>
  133. <category><![CDATA[buka cabang]]></category>
  134. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/buka-cabang-hindari-3-kesalahan-mahal-yang-bikin-bisnismu-gulung-tikar/</guid>
  135.  
  136. <description><![CDATA[Membuka cabang baru memang terdengar sebagai langkah besar dalam perkembangan bisnis. Banyak pengusaha yang melihat ini sebagai tanda kesuksesan, namun kenyataannya, tidak sedikit yang justru berakhir dengan kerugian.]]></description>
  137. <content:encoded><![CDATA[<p>Membuka cabang baru memang terdengar sebagai langkah besar dalam perkembangan bisnis. Banyak pengusaha yang melihat ini sebagai tanda kesuksesan, namun kenyataannya, tidak sedikit yang justru berakhir dengan kerugian.</p>
  138. <h2>Mengapa Buka Cabang Tidak Selalu Berhasil</h2>
  139. <p>Buka cabang kadang berbuah manis karena salah strategi. Sebagian besar pemilik usaha yang tergesa-gesa sehingga usahanya justru jatuh. Padahal, ekspansi usaha butuh persiapan yang detail.</p>
  140. <h2>Error Asal Menentukan Tempat</h2>
  141. <p>Area adalah elemen penting dalam usaha. Kekeliruan dalam memilih lokasi bisa membahayakan. Toko yang sepi akan sulit mendatangkan konsumen. Oleh sebab itu, riset pasar wajib dilakukan sebelum menambah outlet.</p>
  142. <h2>Kekeliruan Kontrol yang Buruk</h2>
  143. <p>Menambah outlet berarti bisnis semakin besar. Sering kali, kontrol yang buruk membuat aktivitas jadi berantakan. Entrepreneur sering minim kontrol pada tim dan prosedur, sehingga brand jadi rapuh.</p>
  144. <h2>Kekeliruan Keuangan yang Salah Atur</h2>
  145. <p>Modal yang salah atur adalah kesalahan fatal saat ekspansi usaha. Sering pemilik usaha pakai dana untuk hal tidak penting. Dampaknya, brand merugi besar. Kontrol dana harus jelas agar brand tetap berjalan.</p>
  146. <h2>Dampak Error Saat Ekspansi Usaha</h2>
  147. <p>Kesalahan saat ekspansi usaha bisa menyebabkan bangkrut. Daripada maju, brand bisa tumbang. Saingan yang lebih kuat akan ambil alih pasar.</p>
  148. <h2>Strategi Mengatasi Error Buka Cabang</h2>
  149. <p>Kerjakan riset pasar sebelum memilih lokasi. Siapkan pengelolaan usaha yang kuat. Kelola keuangan dengan cermat. Fokus tim sebagai inti bisnis.</p>
  150. <h2>Ringkasan</h2>
  151. <p>Tambah outlet sanggup membawa sukses, tapi kadang berisiko menggagalkan bisnis. Kekeliruan dalam lokasi kerap menyebabkan pemilik usaha. Lewat strategi tepat, usaha bisa maju lebih stabil. Inilah saat yang tepat untuk memperbaiki kesalahan sebelum ekspansi usaha.
  152. ]]></content:encoded>
  153. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">420</post-id> </item>
  154. <item>
  155. <title>Gagal Terus? 3 Kesalahan Fatal Ini Bikin Bisnismu Selalu Di Tempat Itu‑itu Saja</title>
  156. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/gagal-terus-3-kesalahan-fatal-ini-bikin-bisnismu-selalu-di-tempat-itu%e2%80%91itu-saja/</link>
  157. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  158. <pubDate>Fri, 29 Aug 2025 04:39:54 +0000</pubDate>
  159. <category><![CDATA[Tips Berbisnis]]></category>
  160. <category><![CDATA[kesalahan fatal]]></category>
  161. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/gagal-terus-3-kesalahan-fatal-ini-bikin-bisnismu-selalu-di-tempat-itu%e2%80%91itu-saja/</guid>
  162.  
  163. <description><![CDATA[Setiap pebisnis tentu ingin usahanya berkembang. Tapi kenyataannya, banyak bisnis yang stagnan, tidak maju-maju, bahkan gulung tikar.]]></description>
  164. <content:encoded><![CDATA[<p>Setiap pebisnis tentu ingin usahanya berkembang. Tapi kenyataannya, banyak bisnis yang stagnan, tidak maju-maju, bahkan gulung tikar.</p>
  165. <h2>Mengapa Usaha Banyak Mandek</h2>
  166. <p>Banyak usaha kerap mandek bukan karena tidak ada uang, melainkan karena pola salah. Pengusaha kadang tidak sadar faktor krusial yang sesungguhnya menggerakkan arah brand mereka.</p>
  167. <h2>Kesalahan Pertama, Kurang Rencana yang Jelas</h2>
  168. <p>Tanpa rencana yang kuat, bisnis akan jalan di tempat. Tidak jarang pemilik usaha hanya asal jalan, padahal kompetitor sudah bergerak. Business plan layaknya kompas yang mengantar bisnis menuju tujuan yang tercapai.</p>
  169. <h2>Error 2: Abaikan Pembeli</h2>
  170. <p>Konsumen adalah jantung bisnis. Sayangnya, banyak pemilik usaha melupakan feedback mereka. Produk yang tidak relevan dengan kebutuhan pelanggan akan dilupakan. Brand yang ingin tumbuh harus selalu menyerap masukan pelanggan.</p>
  171. <h2>Kekeliruan Ragu Mencoba Hal Baru</h2>
  172. <p>Kreativitas adalah tenaga brand untuk tumbuh. Tanpa pembaruan, brand akan kalah oleh saingan. Sayangnya, pengusaha takut berinovasi karena merasa tidak siap. Padahal, langkah sederhana bisa menghasilkan hasil signifikan.</p>
  173. <h2>Dampak Kekeliruan Besar Ini pada Bisnis</h2>
  174. <p>Bila terus dilakukan, kesalahan ini akan mengakibatkan brand kehilangan pelanggan. Saingan yang lebih sigap akan menguasai pasar. Dampaknya, brand akan bangkrut.</p>
  175. <h2>Tips Menghindari Error</h2>
  176. <p>Rancang rencana bisnis yang jelas. Utamakan pembeli sebagai fokus bisnis. Siap membuat perubahan secara kontinu. Evaluasi hasil secara teratur.</p>
  177. <h2>Penutup</h2>
  178. <p>Tiga kesalahan fatal ini — tanpa rencana — banyak membuat bisnis tidak berkembang. Melalui inovasi berani, bisnis bisa lepas dari stagnasi dan tumbuh lebih pesat. Karenanya saat yang ideal untuk memperbaiki langkah demi kesuksesan bisnis.
  179. ]]></content:encoded>
  180. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">418</post-id> </item>
  181. <item>
  182. <title>Infografis Eksklusif: Tren Bisnis Online &#038; Offline dalam Satu Grafik Interaktif</title>
  183. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/infografis-eksklusif-tren-bisnis-online-offline-dalam-satu-grafik-interaktif/</link>
  184. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  185. <pubDate>Thu, 28 Aug 2025 03:33:22 +0000</pubDate>
  186. <category><![CDATA[Info Bisnis]]></category>
  187. <category><![CDATA[infografis]]></category>
  188. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/infografis-eksklusif-tren-bisnis-online-offline-dalam-satu-grafik-interaktif/</guid>
  189.  
  190. <description><![CDATA[Simak infografis eksklusif tentang tren bisnis online &#38; offline 2025 dalam satu grafik interaktif. Panduan lengkap untuk pebisnis agar tetap kompetitif!]]></description>
  191. <content:encoded><![CDATA[<p>Simak infografis eksklusif tentang tren bisnis online &amp; offline 2025 dalam satu grafik interaktif. Panduan lengkap untuk pebisnis agar tetap kompetitif!</p>
  192. <h2>Alasan Infografis Dibutuhkan</h2>
  193. <p>Visualisasi membantu pengusaha dalam melihat data pasar. Dengan infografis interaktif, informasi kompleks bisa terlihat lebih mudah.</p>
  194. <h2>Tren Digital Commerce</h2>
  195. <p>Perdagangan digital naik pesat di 2025. Konsumen kini lebih banyak melakukan pembelian melalui marketplace. Pebisnis yang cepat menyesuaikan akan lebih unggul.</p>
  196. <h2>Tren Toko Fisik</h2>
  197. <p>Sekalipun era digital kuat, bisnis offline masih eksis. Pembeli tetap percaya pengalaman tatap muka. Toko yang memadukan pengalaman offline dengan teknologi akan lebih unggul.</p>
  198. <h2>Keunggulan Digital Business</h2>
  199. <p>Bisnis online memberikan kelebihan seperti akses global. Wirausaha bisa memasarkan produk ke internasional tanpa halangan.</p>
  200. <h2>Keunggulan Ritel Fisik</h2>
  201. <p>Gerai ritel punya daya tarik kedekatan. Pembeli bisa mencoba produk secara langsung. Ini menjadi keunggulan yang masih kuat.</p>
  202. <h2>Perubahan Sinergi Online &amp; Offline</h2>
  203. <p>Model omnichannel kian penting. Usaha yang menggabungkan online dan offline akan lebih mudah menjangkau konsumen. Strategi sederhana adalah pemesanan digital dengan store experience.</p>
  204. <h2>Bagaimana Menggunakan Infografis</h2>
  205. <p>Wirausaha bisa melihat data lewat infografis. Gunakan data pertumbuhan untuk menentukan rencana yang kuat.</p>
  206. <h3>Kunci Memanfaatkan Infografis</h3>
  207. <p>Bukan sekadar menyimak data, tapi juga analisis untuk membangun rencana usaha. Pebisnis yang kreatif akan lebih tahan di 2025.</p>
  208. <h2>Penutup</h2>
  209. <p>Visualisasi menawarkan cara efektif untuk memahami tren bisnis. Dengan mengikuti data, pengusaha bisa lebih siap menghadapi tantangan.
  210. ]]></content:encoded>
  211. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">416</post-id> </item>
  212. <item>
  213. <title>Tanpa Modal, Cuma Ide! Kisah 5 Wirausahawan yang Sukses ‘Ngegas’ Lewat Media Sosial</title>
  214. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/tanpa-modal-cuma-ide-kisah-5-wirausahawan-yang-sukses-ngegas-lewat-media-sosial/</link>
  215. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  216. <pubDate>Thu, 28 Aug 2025 03:31:24 +0000</pubDate>
  217. <category><![CDATA[Inspirasi Bisnis]]></category>
  218. <category><![CDATA[wirausahawan]]></category>
  219. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/tanpa-modal-cuma-ide-kisah-5-wirausahawan-yang-sukses-ngegas-lewat-media-sosial/</guid>
  220.  
  221. <description><![CDATA[Inspirasi nyata: 5 wirausahawan yang sukses membangun bisnis tanpa modal, hanya berbekal ide dan media sosial. Simak kisah lengkapnya di sini!]]></description>
  222. <content:encoded><![CDATA[<p>Inspirasi nyata: 5 wirausahawan yang sukses membangun bisnis tanpa modal, hanya berbekal ide dan media sosial. Simak kisah lengkapnya di sini!</p>
  223. <h2>Perjalanan #1: Sharing Pengetahuan</h2>
  224. <p>Seorang muda berhasil menjadikan tips bermanfaat menjadi bisnis yang berhasil. Dengan video singkat, ia menarik ribuan followers.</p>
  225. <h2>Cerita #2: Kerajinan Tangan</h2>
  226. <p>Pengusaha ini memulai usaha dari karya kreatif. Hanya dengan platform digital, karyanya diminati dan menjadi bisnis besar.</p>
  227. <h2>Perjalanan #3: Kuliner Online</h2>
  228. <p>Konten makanan selalu diminati. Pengusaha kuliner ini mempublikasikan resep rumahan yang unik, lalu memasarkan produknya lewat media sosial. Brand kuliner ini berhasil dalam waktu singkat.</p>
  229. <h2>Cerita #4: Produk Kreatif</h2>
  230. <p>Tanpa modal besar, pebisnis ini membagikan desain fashion lewat Instagram. Hasilnya, penjualan melonjak hanya berbekal konten menarik.</p>
  231. <h2>Kisah #5: Konsultasi</h2>
  232. <p>Brand ini dimulai dari layanan digital. Pengusaha hanya mempromosikan ide lewat media sosial. Dari situ, konsumen mengalir, hingga brand ini maju.</p>
  233. <h3>Rahasia Kesuksesan</h3>
  234. <p>Kesamaan dari 5 cerita ini adalah pemanfaatan media sosial. Tanpa uang banyak, mereka sukses bukti nyata bahwa bisnis bisa dibangun dari sederhana.</p>
  235. <h2>Penutup</h2>
  236. <p>Beberapa pebisnis ini mengajarkan bahwa akun online bisa jadi alat utama berhasil tanpa uang banyak. Saat ide yang benar, siapa pun bisa mengembangkan bisnis dan tancap gas di era digital.
  237. ]]></content:encoded>
  238. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">414</post-id> </item>
  239. <item>
  240. <title>Konten Viral = Omzet Jutaan? Ini 8 Format Video &#038; Post yang Terbukti Ngebut di 2025</title>
  241. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/konten-viral-omzet-jutaan-ini-8-format-video-post-yang-terbukti-ngebut-di-2025/</link>
  242. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  243. <pubDate>Thu, 28 Aug 2025 03:28:47 +0000</pubDate>
  244. <category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
  245. <category><![CDATA[konten viral]]></category>
  246. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/konten-viral-omzet-jutaan-ini-8-format-video-post-yang-terbukti-ngebut-di-2025/</guid>
  247.  
  248. <description><![CDATA[Mau omzet jutaan lewat konten viral? Temukan 8 format video &#38; post yang terbukti ngebut mendatangkan pelanggan dan menaikkan bisnis di 2025!]]></description>
  249. <content:encoded><![CDATA[<p>Mau omzet jutaan lewat konten viral? Temukan 8 format video &amp; post yang terbukti ngebut mendatangkan pelanggan dan menaikkan bisnis di 2025!</p>
  250. <h2>Jenis #1: Short Video</h2>
  251. <p>Short content di media digital terbukti kuat menarik view. Bisnis kecil bisa naik hanya dengan video berdurasi padat.</p>
  252. <h2>Jenis #2: Behind The Scene</h2>
  253. <p>Audiens suka mengetahui perjalanan di balik produk. Video behind the scene bisa meningkatkan hubungan antara usaha dengan pelanggan.</p>
  254. <h2>Jenis #3: Ulasan Pembeli</h2>
  255. <p>Review adalah fakta nyata yang kuat. Posting berupa cerita nyata pelanggan bisa mendorong calon pembeli untuk memilih.</p>
  256. <h2>Tipe #4: Panduan</h2>
  257. <p>How to barang adalah video yang selalu disukai. Brand bisa membuat konten edukatif untuk menambah konsumen baru.</p>
  258. <h2>Jenis #5: Konten Viral</h2>
  259. <p>Konten viral sering meledak di platform digital. Bisnis bisa ikut tren challenge untuk meningkatkan exposure.</p>
  260. <h2>Tipe #6: Edukasi</h2>
  261. <p>Konten edukasi selalu digemari. Wirausaha bisa membagikan pengetahuan terkait layanan untuk membangun citra bisnis.</p>
  262. <h2>Format #7: Konten Interaktif</h2>
  263. <p>Konten interaktif mengajak pengikut terlibat. Hal ini bisa membangun hubungan antara bisnis dengan followers.</p>
  264. <h2>Tipe #8: Lucu</h2>
  265. <p>Video lucu sering berubah jadi viral karena mudah dibagikan. Brand yang berani memadukan cerita ringan bisa segera trending.</p>
  266. <h3>Kunci Menghasilkan Konten Viral</h3>
  267. <p>Video trending harus cocok dengan followers. Kreativitas adalah faktor agar bisnis bisa viral.</p>
  268. <h2>Ringkasan</h2>
  269. <p>Beberapa jenis konten di atas nyata bisa menaikkan omzet bisnis. Jika konsistensi, wirausaha bisa menjadikan konten viral sebagai senjata bisnis di 2025.
  270. ]]></content:encoded>
  271. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">412</post-id> </item>
  272. <item>
  273. <title>Bisnis Toko Tradisional Tetap ‘Nge-Hits’? Begini Cara Anda Tetap Eksis di 2025</title>
  274. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/bisnis-toko-tradisional-tetap-nge-hits-begini-cara-anda-tetap-eksis-di-2025/</link>
  275. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  276. <pubDate>Thu, 28 Aug 2025 03:26:53 +0000</pubDate>
  277. <category><![CDATA[Bisnis Offline]]></category>
  278. <category><![CDATA[toko tradisional]]></category>
  279. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/bisnis-toko-tradisional-tetap-nge-hits-begini-cara-anda-tetap-eksis-di-2025/</guid>
  280.  
  281. <description><![CDATA[Bisnis toko tradisional masih bisa tetap eksis di 2025! Temukan strategi cerdas agar usaha ritel kecil Anda tetap bertahan dan diminati konsumen modern.]]></description>
  282. <content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis toko tradisional masih bisa tetap eksis di 2025! Temukan strategi cerdas agar usaha ritel kecil Anda tetap bertahan dan diminati konsumen modern.</p>
  283. <h2>Strategi #1: Optimalkan Pelayanan</h2>
  284. <p>Service yang baik adalah faktor utama toko tradisional. Pelanggan lebih betah jika dilayani dengan hangat. Usaha tradisional bisa unggul lewat kedekatan ini.</p>
  285. <h2>Cara #2: Integrasikan dengan Digitalisasi</h2>
  286. <p>Walau konvensional, toko bisa mengikuti perkembangan teknologi. Manfaatkan e-wallet agar belanja lebih praktis. Ini membuat bisnis lebih update.</p>
  287. <h2>Strategi #3: Bangun Kedekatan dengan Pembeli</h2>
  288. <p>Usaha tradisional unggul karena kedekatan dengan pelanggan. Sapaan hangat bisa menciptakan kepercayaan.</p>
  289. <h2>Langkah #4: Sediakan Produk Terjamin</h2>
  290. <p>Produk berkualitas jadi alasan utama konsumen berbelanja. Usaha tradisional harus menjaga kualitas agar tetap dipercaya.</p>
  291. <h2>Strategi #5: Atur Tempat agar Nyaman</h2>
  292. <p>Suasana toko yang bersih bisa menarik lebih banyak pengunjung. Dekorasi sederhana sudah cukup untuk memperbaiki citra toko.</p>
  293. <h2>Strategi #6: Marketing Efektif</h2>
  294. <p>Marketing tidak harus rumit. Gunakan diskon harian untuk menggaet lebih banyak pembeli. Bisnis tradisional bisa tetap eksis dengan cara ini.</p>
  295. <h2>Langkah #7: Kerja Sama dengan Bisnis Lokal</h2>
  296. <p>Sinergi dengan UMKM bisa menciptakan usaha lebih berdampak. Produk titipan akan membawa lebih banyak konsumen.</p>
  297. <h2>Strategi #8: Jaga Keunikan</h2>
  298. <p>Toko tradisional harus mempertahankan keunikan yang mengistimewakan dari gerai besar. Keunikan ini yang jadi keunggulan utama.</p>
  299. <h3>Langkah Ekstra agar Usaha Makin Hits</h3>
  300. <p>Selain delapan langkah di atas, penting juga untuk aktif di platform digital. Dengan begitu, bisnis tradisional bisa menyapa generasi z.</p>
  301. <h2>Ringkasan</h2>
  302. <p>Toko tradisional tetap dapat eksis di 2025 dengan cara yang efektif. Saat menggabungkan keunikan dengan digitalisasi, pebisnis bisa maju meski persaingan semakin ketat.
  303. ]]></content:encoded>
  304. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">410</post-id> </item>
  305. <item>
  306. <title>Bagaimana Mengubah 1 Pelanggan Jadi 5 Pelanggan Setia? 8 Langkah Pintar di Sini!</title>
  307. <link>https://ilmuekonomiumw.ac.id/bagaimana-mengubah-1-pelanggan-jadi-5-pelanggan-setia-8-langkah-pintar-di-sini/</link>
  308. <dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
  309. <pubDate>Thu, 28 Aug 2025 03:23:20 +0000</pubDate>
  310. <category><![CDATA[Tips Berbisnis]]></category>
  311. <category><![CDATA[pelanggan setia]]></category>
  312. <guid isPermaLink="false">https://ilmuekonomiumw.ac.id/bagaimana-mengubah-1-pelanggan-jadi-5-pelanggan-setia-8-langkah-pintar-di-sini/</guid>
  313.  
  314. <description><![CDATA[Temukan 8 langkah pintar untuk mengubah satu pelanggan menjadi lima pelanggan setia. Strategi bisnis efektif agar usaha Anda terus berkembang!]]></description>
  315. <content:encoded><![CDATA[<p>Temukan 8 langkah pintar untuk mengubah satu pelanggan menjadi lima pelanggan setia. Strategi bisnis efektif agar usaha Anda terus berkembang!</p>
  316. <h2>Cara #1: Berikan Kesan Tak Terlupakan</h2>
  317. <p>Konsumen akan kembali jika mereka mendapatkan kesan yang memuaskan. Usaha yang fokus pada pelayanan pelanggan akan lebih kuat.</p>
  318. <h2>Langkah #2: Ciptakan Koneksi</h2>
  319. <p>Komunikasi yang hangat dengan pembeli bisa menumbuhkan kepercayaan. Gunakan media sosial untuk menyapa secara berkala.</p>
  320. <h2>Cara #3: Gunakan Program Loyalitas</h2>
  321. <p>Membership bisa membuat pembeli lebih betah berbelanja. Voucher akan mengajak mereka untuk berbelanja lagi.</p>
  322. <h2>Strategi #4: Kumpulkan Feedback</h2>
  323. <p>Pelanggan merasa lebih penting saat bisnis meminta masukan mereka. Gunakan umpan balik untuk meningkatkan layanan.</p>
  324. <h2>Langkah #5: Stabilitas Layanan</h2>
  325. <p>Standar yang konsisten membuat konsumen merasa percaya. Bisnis yang konsisten menghadirkan produk terbaik akan lebih dipilih.</p>
  326. <h2>Cara #6: Suguhkan Nilai Tambah</h2>
  327. <p>Pembeli akan puas jika menerima nilai tambah. Brand bisa menyediakan layanan ekstra yang bernilai.</p>
  328. <h2>Strategi #7: Jaga Citra</h2>
  329. <p>Reputasi adalah modal yang utama. Pembeli akan lebih loyal jika bisnis dikenal positif.</p>
  330. <h2>Cara #8: Bangun Referensi</h2>
  331. <p>Pelanggan yang puas sering mempromosikan bisnis ke orang lain. Word of mouth bisa menggandakan jumlah pelanggan setia Anda.</p>
  332. <h3>Rahasia Tambahan untuk Mengoptimalkan Pelanggan</h3>
  333. <p>Gunakan teknologi seperti otomasi email untuk memantau hubungan pelanggan. Dengan data yang akurat, usaha bisa lebih efektif dalam mengembangkan loyalitas.</p>
  334. <h2>Ringkasan</h2>
  335. <p>Membuat 1 pelanggan jadi 5 pelanggan setia bisa dilakukan. Dengan beberapa cara di atas, usaha Anda bisa maju lebih stabil. Faktor utama ada pada kualitas dan ikatan dengan pelanggan.
  336. ]]></content:encoded>
  337. <post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">408</post-id> </item>
  338. </channel>
  339. </rss>
  340.  

If you would like to create a banner that links to this page (i.e. this validation result), do the following:

  1. Download the "valid RSS" banner.

  2. Upload the image to your own server. (This step is important. Please do not link directly to the image on this server.)

  3. Add this HTML to your page (change the image src attribute if necessary):

If you would like to create a text link instead, here is the URL you can use:

http://www.feedvalidator.org/check.cgi?url=https%3A//ilmuekonomiumw.ac.id/feed/

Copyright © 2002-9 Sam Ruby, Mark Pilgrim, Joseph Walton, and Phil Ringnalda